Ada luka dibalik kebahagiaan
Ada kebahagiaan dibalik kehilangan
Kau tanam benih mawar pada taman hatiku
Aku senang dan setiap hari kusiram
Tanpa kusadari, mawar itu tumbuh begitu cepat
Mempesona, merah merona
Aku memetik mawar itu
Kuselipkan mawar itu pada telingaku
Ku menari terbawa suasana syahdu
Ku tersenyum dengan sapaanmu
Aku terbuai, terlena akan keindahan mawar yang kau tanam
Hingga tak kusadari, mawar itu berduri
Tak ku hiraukan tajamnya duri itu
Aku terus menari, bernyanyi, tersenyum bahagia
Kala itu,
Aku mulai merasakan ada luka
Luka kian lama kian menyiksa
Aku butuh kau,
Tapi tak kutemui bayangmu
Perlahan tapi pasti ku cabut duri-duri itu
Dengan bodohnya aku tetap tersenyum
Menunggumu membawa mawar baru tanpa duri
Menunggumu menyembuhkan kembali luka ini
Minggu, 30 Maret 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar