Kamis, 13 Maret 2014

Ku Rindukanmu, Ayah

Kau bukan sosok yang baik
Kau juga bukan sosok yang suci
Kau hanya seorang yang selalu ku kagumi
Ku inginkan hadirmu
Pagi, Siang, Sore, Malam, bahkan Senja
Sosokmu yang selalu ku harap datang
Menemani hariku
Menemani kegelisahanku
Melihat tawaku
Mendengar ceritaku


Kisahku tak seindah dulu
Saat kau berada disampingku

Kisahku tak semanis dulu
Semanis senyuman kala itu

Kini
Semua berbeda
Semua telah hancur
Semua telah terluka
Semua berduka

Kehilangan sosokmu bencana bagiku
Kehilangan peluk hangatmu
Bagaikan aku tertidur dalam dinginnya salju
Beku, kaku

Namun, ini semua sudah jalanan takdir Tuhan
Takdir yang akan menuai hikmah
Entah kapan, dan dimana
Untuk saat ini
Aku merindukanmu selalu
Mencarimu dalam gelap
Memintamu untuk memelukku dan mengusap gelimang air mataku
Hanya itu yang ku minta
Hanya itu yang ku pinta

Jika Dia mengijinkan kita bertemu
Datanglah sebagai mimpi indahku, Ayah :')

0 komentar:

Posting Komentar